Jeneponto, mediaukhuwah.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Jeneponto sukses menyelenggarakan Latihan Mujahid Dakwah (LMD) 2 tingkat nasional selama empat hari, Rabu–Sabtu (24–27 Desember 2025), berlokasi di Kapasa, Desa Kassi, Kecamatan Rumbia. Kegiatan kaderisasi strategis ini menghadirkan langsung jajaran mudarrib/instruktur nasional dari DPP BKPRMI dan LPPSDM DPP BKPRMI, serta berlangsung dalam suasana alam pegunungan yang sejuk—kerap disamakan dengan puncak Bogor.
Instruktur nasional yang mengampu penuh LMD 2 antara lain K.H. Nanang Mubarok (Ketua Umum DPP BKPRMI), Nanang Jahidin (Direktur Nasional LPPSDM), Salihuddin (Wadirnas LPPSDM), Fatahilah (Seknas LPPSDM), dan Muhammad Athoillah (Kabid Diklat LPPSDM). Kehadiran mereka memastikan mutu materi, kedalaman pembinaan, serta konsistensi nilai perjuangan dakwah yang menjadi ciri LMD.
Ketua Panitia Pelaksana akhi Muh. Syahrir Sarea yang akrab dipanggil Dg. Lawa menyampaikan bahwa penetapan Jeneponto sebagai tuan rumah mencerminkan kesiapan daerah dalam mengelola kegiatan nasional. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian LMD 2 berjalan tertib, khidmat, dan produktif. Dukungan panitia lokal, masyarakat setempat, serta sinergi pengurus menjadi kunci sukses,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP BKPRMI Nanang Mubarok menegaskan bahwa kaderisasi adalah ruh organisasi. Karena itu, BKPRMI memassifkan perkaderan berjenjang—mulai LMD 1, LMD 2, hingga LMD 3—sebagai ikhtiar strategis menyiapkan kader ideologis, militan, dan berdaya saing. “Dengan sistem kaderisasi berjenjang dan berkelanjutan, BKPRMI memastikan tidak terjadi krisis kader dan estafet kepemimpinan berjalan kokoh,” tegas salah satu instruktur nasional.
Dengan suksesnya LMD 2 di Rumbia, DPD BKPRMI Jeneponto kembali meneguhkan perannya sebagai lokomotif kaderisasi nasional—menghadirkan kualitas, militansi, dan kesinambungan kepemimpinan demi penguatan dakwah dan pembinaan generasi muda Islam.
