Jeneponto, mediaukhuwah.id – Malam penutupan Kemah Bakti Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Binamu di Bumi Perkemahan Karisa, Senin (17/8/2026) dini hari, menjadi panggung pembuktian bagi kontingen SMAN 1 Jeneponto.
Bukan sekadar tampil, mereka benar-benar memperlihatkan kelasnya. Di hadapan peserta dan tamu undangan, termasuk Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Jeneponto yang hadir langsung di arena pentas seni, peserta SMAN 1 Jeneponto tampil dalam lomba Nyanyi Solo Putera dan Puteri. Penampilan tersebut disaksikan langsung oleh Ketua Kwarcab hingga menambah atmosfer kompetisi malam itu.
Hasilnya pun berbicara.
Al Mutholib sukses meraih Juara I Nyanyi Solo Putera, sementara Kayla mengunci Juara I Nyanyi Solo Puteri.
Dua prestasi tersebut kemudian dilengkapi oleh Dimas yang meraih Juara I Baca Puisi Putera dan Salwa sebagai Juara II Baca Puisi Puteri.
Namun cerita prestasi SMAN 1 Jeneponto ternyata belum selesai. Dari arena keterampilan kepramukaan dan kreativitas, kontingen sekolah ini kembali mencatatkan prestasi melalui:
Juara III Pionering Puteri
Juara III Tapak Tenda Puteri
Juara III Fashion Show
Dengan demikian, SMAN 1 Jeneponto berhasil membawa pulang 7 prestasi, terdiri atas 3 Juara I, 1 Juara II dan 3 Juara III dalam rangkaian Kemah Bakti yang digelar untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan HUT Gerakan Pramuka ke-65.
Capaian tersebut menjadi semakin istimewa karena diraih melalui bidang yang beragam—seni suara, sastra, keterampilan kepramukaan hingga kreativitas dan penampilan.
Plt. Kepala UPT SMAN 1 Jeneponto, Syamsiani Syam, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para siswa.
“Ini bukan hanya tentang piala. Anak-anak telah menunjukkan keberanian, kerja keras, kreativitas dan kemampuan untuk bersaing. Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah membawa nama baik sekolah, serta kepada pembina dan pendamping yang telah memberikan bimbingan terbaik,” ungkapnya.
Apresiasi juga disampaikan kepada Pembina Pramuka putera Amiruddin, S.Pd. dan Pembina Pramuka puteri Riska Mindasari, S.Pd., yang telah mendampingi peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat Pramuka tidak berhenti di barisan dan perkemahan. Ia menjelma menjadi keberanian untuk tampil, keterampilan untuk berkarya dan mental untuk berprestasi.
Dan malam itu, di bawah cahaya panggung Bumi Perkemahan Karisa, SMAN 1 Jeneponto memberikan pesan sederhana:
Ketika diberi ruang untuk tampil, mereka tidak datang hanya untuk meramaikan—mereka datang untuk menunjukkan kelasnya.
SMAN 1 Jeneponto — Berani Tampil, Berkelas dalam Prestasi!
