GPD Jeneponto Dampingi Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran, Dorong Pembelajaran Berbasis PID dan Kecerdasan Artifisial

JENEPONTO, mediaukhuwah.id – Peran Guru Pejuang Digital (GPD) kembali menunjukkan dampak nyata dalam percepatan transformasi pendidikan di Kabupaten Jeneponto. Zulkifli Tompo dan Muh. Rizal Firdaus, tampil aktif sebagai fasilitator pendamping dalam kegiatan Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran yang diselenggarakan oleh Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulawesi Selatan. Jumat, 6 Februari 2026.

Zulkifli Tompo, Guru SMKN 7 Jeneponto sekaligus Co Kapten Belajar.id Kabupaten Jeneponto, bersama Muh. Rizal Firdaus, Guru SDN 1 Bangkala, mendampingi peserta selama kegiatan yang berlangsung selama dua hari (6-7 Februari2026), dengan pola teori, praktik dan peer-teaching, bertempat di UPT SMP Negeri 1 Binamu, Kecamatan Binamu.Dalam perannya sebagai fasilitator, Zulkifli Tompo menitikberatkan materi pada Kurikulum Mendalam, pengembangan bahan ajar, serta perencanaan pembelajaran berbasis Papan Interaktif Digital (PID). Ia juga memperkenalkan pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (KA) sebagai alat pendukung guru dalam merancang pembelajaran yang lebih adaptif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Sementara itu, Muh. Rizal Firdaus fokus membahas pemanfaatan PID secara praktis dalam pembelajaran, serta mengajak peserta mengeksplorasi Rumah Pendidikan, khususnya pada pengelolaan dan pemanfaatan Ruang Murid sebagai sumber belajar digital terstruktur.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang peserta lintas jenjang pendidikan se-Kabupaten Jeneponto, terdiri dari 5 guru PAUD/TK, 5 guru SD, 5 guru SMP, dan 5 guru SMA, yang dipersiapkan sebagai agen penular praktik baik digitalisasi di satuan pendidikan masing-masing.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Basri, S.Pd., MM, yang juga membawakan materi tentang akselerasi digitalisasi pendidikan. Hadir pula Kabag Umum BBPMP Sulsel, Drs. Andi Iskandar, serta fasilitator BBPMP Sulsel Dr. Haidir.

Dalam sambutannya, Basri berharap para guru peserta tidak berhenti pada peningkatan kapasitas personal, tetapi mampu menularkan pengetahuan dan keterampilan digital kepada rekan sejawat di sekolah masing-masing.

“Penggunaan Smart TV yang diberikan oleh Pak Presiden Prabowo Subianto sebagai salah satu program prioritas harus mampu dimanfaatkan dengan baik di satuan pendidikan,” kata Basri, Jumat (6/2/2026).

Ia menambahkan bahwa pemanfaatan perangkat tersebut bertujuan untuk memudahkan proses pembelajaran, sekaligus mendukung implementasi mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (IA) di sekolah.

Lebih lanjut, Basri mengingatkan para kepala sekolah agar setiap program yang dijalankan di satuan pendidikan tetap memperhatikan skala prioritas Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, serta selaras dengan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan visi misi Bupati Jeneponto.

“Dengan keselarasan tersebut, seluruh program pendidikan dapat berjalan searah dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Jeneponto,” pungkasnya.

Melalui pendampingan GPD seperti Zulkifli Tompo dan Muh. Rizal Firdaus, kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya ekosistem pembelajaran digital yang berkelanjutan, kolaboratif, dan kontekstual di Kabupaten Jeneponto.