Pembukaan Musyawarah Daerah XI DPD BKPRMI Jeneponto: Perkuat Jati Diri Kader untuk Jeneponto Bahagia dan Bermarhamah

Jeneponto, mediaukhuwah.id – Musyawarah Daerah (Musda) XI Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kabupaten Jeneponto resmi dibuka pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di Gedung Aisyiyah Jeneponto. Kegiatan ini mengusung tema “Meneguhkan Jati Diri Kader BKPRMI dalam Mewujudkan Masyarakat Jeneponto Bahagia dan Bermarhamah.”

Pembukaan Musda XI ini secara resmi dilakukan oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE., M.M. yang dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan sambutan sekaligus membuka rangkaian kegiatan secara simbolis.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya menjaga persatuan dalam tubuh organisasi. Ia berharap, siapapun yang nantinya terpilih sebagai ketua DPD BKPRMI Jeneponto, dapat menjadi figur pemersatu.

“Siapapun yang terpilih, harus mampu saling merangkul dan menyatukan seluruh kader. BKPRMI adalah organisasi pemersatu, bukan pemecah,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW BKPRMI Sulawesi Selatan Asri Said, ST., M.T. yang juga memberikan sambutan, serta Ketua DPD BKPRMI Jeneponto Salihuddin, S.Ag., HQ., C.E.T. dalam penyampaiannya, keduanya menegaskan bahwa seluruh kandidat yang maju dalam Musda merupakan kader terbaik BKPRMI yang telah melalui proses pembinaan panjang.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Sekretaris DPW BKPRMI Sulawesi Selatan dengan sejumlah pengurus, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Ketua KNPI, BAZNAS dan Jajaran Forkopimda dan sejumlah undangan lainnya.

Peserta Musda XI terdiri dari utusan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK), Dewan Pengurus Desa (DPDes), serta Dewan Pengurus Kelurahan (DPKel) se-Kabupaten Jeneponto yang akan mengikuti rangkaian sidang hingga 26 April 2026.

Musyawarah Daerah ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan DPD BKPRMI Jeneponto ke depan, sekaligus memperkuat komitmen kader dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya saing sesuai dengan semangat Jeneponto Bahagia dan Bermarhamah.