Jeneponto, mediaukhuwah.id – Kegiatan diseminasi Optimalisasi Pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) dan Rumah Pendidikan dilaksanakan di Ruang Guru SMKN 7 Jeneponto, pada Senin, 12 Januari 2026.
Kegiatan ini menghadirkan Zulkifli Tompo, Guru Pejuang Digital (GPD) Kabupaten Jeneponto, sebagai narasumber.
Diseminasi ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Optimalisasi Pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) yang diselenggarakan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Sulawesi Selatan, pada tanggal 27 s.d. 29 Desember 2025, bertempat di Best Western Plus Makassar Beach, Jalan Botolempangan No. 67, Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.
Dalam kegiatan tersebut, peserta pelatihan diwajibkan melakukan diseminasi ke sekolah-sekolah sebagai bentuk implementasi nyata dari hasil pelatihan.
Oleh karena itu, diseminasi di SMKN 7 Jeneponto menjadi bagian penting dalam memperluas dampak pemanfaatan teknologi digital pembelajaran di satuan pendidikan.
Dalam pemaparannya, Zulkifli Tompo menjelaskan fungsi dan manfaat Papan Interaktif Digital (PID) sebagai media pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan interaksi dan partisipasi siswa di kelas.
Selain itu, ia juga mengulas pemanfaatan Rumah Pendidikan sebagai ekosistem digital Kemendikdasmen yang menyediakan berbagai sumber belajar, perangkat ajar, serta platform kolaborasi bagi guru.
“PID dan Rumah Pendidikan bukan sekadar alat dan platform, tetapi solusi pembelajaran abad ke-21 yang harus dioptimalkan agar proses belajar menjadi lebih menarik, efektif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik,” jelas Zulkifli.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para guru SMKN 7 Jeneponto yang antusias mengikuti sesi diskusi dan praktik singkat pemanfaatan fitur-fitur PID dan Rumah Pendidikan.
Kepala SMKN 7 Jeneponto, Anas Taufiq, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan diseminasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat strategis dalam mendukung transformasi digital di lingkungan sekolah.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan diseminasi ini. Informasi dan praktik yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini.”
“Harapannya, seluruh guru dapat memanfaatkan Papan Interaktif Digital dan Rumah Pendidikan secara optimal untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di SMKN 7 Jeneponto,” ujar Anas Taufiq.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut agar kompetensi digital guru semakin meningkat dan sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional berbasis teknologi.
Dengan adanya diseminasi ini, SMKN 7 Jeneponto diharapkan mampu menjadi salah satu sekolah yang aktif dan adaptif dalam mengimplementasikan pembelajaran digital yang inovatif dan berkelanjutan.











