Jeneponto, mediaukhuwah.id – Halaman Masjid Fathul Huda Palajau berubah menjadi panggung kreativitas bagi ratusan santri. Mulai tanggal 20 hingga 26 April 2026, ajang tahunan bertajuk Asah Bakat Santri resmi digelar. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para santri untuk membuktikan bahwa mereka tidak hanya mahir dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki daya saing yang tinggi di bidang seni dan keterampilan.
Kegiatan yang diikuti oleh sedikitnya 120 peserta ini mengusung misi besar dalam pengembangan karakter. Peserta terbagi ke dalam 5 kelompok yang mencakup jenjang TK, TPA, dan TPQ.
“Tujuan utama kami bukan sekadar mencari siapa yang terbaik, melainkan untuk membangun kepercayaan diri santri, melatih mental kompetisi yang sehat, serta mengidentifikasi potensi terpendam yang bisa dikembangkan menjadi prestasi profesional di masa depan,” tulis panitia dalam narasi kegiatannya.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran tokoh penting. Ketum DPK, Ust. Rakhmad Dg. Siama, menyatakan bahwa kegiatan ini bernilai positif bagi perkembangan bakat anak. Senada dengan itu, Kepala KUA Arungkeke, Bapak Surahmin, memberikan apresiasi luar biasa karena ini merupakan kali pertama ajang “Asah Bakat Santri” digelar dengan konsep sedemikian rupa.
Dukungan juga datang dari tingkat daerah. Sekum DPD BKPRMI Jeneponto, Ust. Hamsar S, mengungkapkan bahwa kegiatan ini layak menjadi percontohan.
“Kegiatan Asah Bakat Santri ini bisa dijadikan pilot project yang akan kita bawa ke tingkat kabupaten,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Fathul Huda selaku tuan rumah mengaku bangga masjid dapat menjadi pusat syiar melalui pengembangan bakat santri.
Ragam Lomba dan Sinergi Komunitas
Para santri berkompetisi dalam berbagai cabang lomba yang variatif, antara lain:
Bidang Religi: Tartil, Hafalan Surah, Hafalan Doa, Ceramah, Adzan, dan Syarhil Qur’an.
Bidang Seni: Nasyid, Tari Kreasi, Busana Muslim, Dramatisasi Puisi, hingga Teater Islami.
Kesuksesan acara ini merupakan buah dari sinergi kolektif. Dukungan pendanaan mengalir dari Pemerintah Dusun Palajau, sumbangsih masyarakat Dusun Palajau dan Kampung Beru, orang tua santri, infaq santri, hingga bantuan dari Ketua Komisi II DPRD Kab. Jeneponto. Tak ketinggalan dukungan dari tokoh masyarakat seperti Herman Kumis serta para donatur online melalui media sosial,Proyeksi ke Tingkat Nasional
Hasil dari ajang “Asah Bakat” ini akan menjadi acuan bagi pihak penyelenggara untuk memberikan pembinaan intensif. Tujuannya jelas: mempersiapkan bibit-bibit unggul untuk berlaga di ajang perlombaan yang lebih tinggi, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga level nasional.











