Tingkatkan Kompetensi Literasi dan Numerasi, UPT SMPN 9 Binamu Gelar MGMP Level Satuan Pendidikan tentang Asesmen Pembelajaran Mendalam

Jeneponto, mediaukhuwah.id – Guna mendongkrak mutu pendidikan dan mempersiapkan capaian akademik yang lebih gemilang, UPT SMPN 9 Binamu Kabupaten Jeneponto menggelar workshop Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

Kegiatan yang fokus pada Asesmen Pembelajaran Mendalam ini dilaksanakan di Cafe Premiere, Jalan Kelara, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Jumat (26/6/2026).

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Jeneponto, Alamsyah, SE, MM.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para guru mata pelajaran UPT SMPN 9 Binamu, serta menghadirkan pakar pendidikan, Dr. Arif Tirtana, M.Pd, sebagai pemateri inti.

Kepala UPT SMPN 9 Binamu, Amirullah, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para guru. Ia menekankan bahwa peran guru bukan sekadar mengejar ketuntasan materi, melainkan menyalakan rasa ingin tahu siswa.

“Bapak dan Ibu guru hebat, mari kita jadikan momentum MGMP ini bukan hanya sebagai rutinitas administrasi, tetapi sebagai langkah nyata transformasi di ruang kelas. Tugas kita bukan sekadar membuat murid pintar menjawab soal, melainkan menyalakan pelita rasa ingin tahu mereka lewat penguatan literasi dan numerasi. Ketika kita mampu menyajikan asesmen yang menarik dan menyenangkan, kita sedang membuka pintu masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak kita di Binamu,” ujar Amirullah yang disambut tepuk tangan antusias para peserta.

Dalam sambutannya, Kadisdikbud Jeneponto Alamsyah menekankan bahwa guru harus kreatif dalam mengejar ketertinggalan capaian akademik siswa, khususnya pada aspek mendasar.

“Kita harus menaruh perhatian lebih dan fokus pada peningkatan pembelajaran literasi serta numerasi di ruang-ruang kelas. Ini adalah fondasi penting agar kita dapat meningkatkan nilai tes kemampuan akademik anak-anak kita ke depannya,” tegas Alamsyah.

Sementara itu, Dr. Arif Tirtana, M.Pd selaku narasumber utama membedah tuntas formula asesmen pembelajaran mendalam. Ia mengajak para guru untuk mengubah pola pikir dalam menyusun instrumen ujian siswa.

“Asesmen atau ujian jangan lagi menjadi momok yang menakutkan bagi anak didik. Melalui forum ini, kita belajar membuat kisi-kisi soal sumatif agar lebih menarik dan menyenangkan bagi murid dalam proses pembelajaran,” penggal pemaparan Dr. Arif Tirtana di hadapan para peserta.

Pantauan di lokasi, para guru UPT SMPN 9 Binamu tampak antusias mengikuti jalannya lokakarya di Cafe Premiere. Mereka langsung melakukan simulasi penyusunan kisi-kisi soal berbasis literasi dan numerasi yang interaktif agar bisa segera diimplementasikan pada tahun ajaran baru. (*)